Jumat, 30 Maret 2018

contoh cerpen terbaik dan menyentuh ke Qolbu



500 PERAK

            Pada suatu hari, ketika musim liburan sekolah seorang remaja yang sangat cerdas dan jujur panggil saja dia “ Hamid “ setiap liburan panjang sekolah Hamid selalu memanfaatkan waktu libur sekolahnya untuk pergi berlibur dan berdagang dengan pamannya di luar kota. Hamid mulai belajar berdangang ketika lulus SD sampai SMA sekarang ini dimana ada waktu luang disitu ada peluang.
            Di hari pertama, Hamid bekerja tepat pada waktu uhfxckjtahun baru ada seorang pembeli yang sangat aneh ketika membayar buah  dan langsung pergi pulang , Hamid tersadar bahwa uang kembalian pembeli itu masih lebih 500 perak, tetapi pembeli itu sudah tidak ada. Sepanjang hari itu hamid selalu memikirkan tentang uang kembalian  500 perak tersebut.
            Keesokan harinya, pembeli yang kemarin datang lagi Hamid bertanya kepada dirinya “Apakah aku harus mengembalikan uang 500 perak itu?”.  Lalu hati kecilnya berkata-kata “hem… pembeli inikan orang kaya perginya aja pakai mobil ,rasanya kalau hanya uang 500 perak  tidak menjadi masalah baginya. Untuk membeli bensin aja tidak cukup”.
            Namun, pada saat pembeli berada di depan kasir untuk membayar , Hamid merasakan ada yang beda dengan hatinya mengajakuhghg untuk mengembalikan uang pembeli tersebut, walaupun hanya 500 perak. Akhirnya hamid mengembalikan uang itu dan berkata “kemarin, pada saat membayar buah uang ibu masih lebih 500 perak”.
            Pembeli itu berkata “Oh begitu, terima kasih! Kenapa dikembalikan nak? Padahal cuma 500 perak itu sangat kecil nilainya bagi saya sih tidak masalah” . Hamid pun menjawab , “Uang tersebut bukanlah milik saya,sebagi seorang penjual saya harus belaku  jujur  agar dapat dipercaya oleh pelanggan, saya sangat takut uang yang diperoleh menjadi tidak berkah, mengundang murkanya Allah dan menjadikan saya jauh dengan Allah Ta’ala”.
            Ibu itu pun menangis berlinang kesimpatian dab berkata, “Sebenarnya saya sengaja memberikan uang lebih dan  langsung pergi, saya ingin mengetahui dan melihat kejujuran pedagang disini.”
            Badan Hamid pun bergetar dan terasa sampai ke ujung kaki lalu berdoa “astagfirullah! Hampir saja hambamu ini terjebak dan menjual kehormatan sebagai pedagang dengan 500 perak ,  ampunkan aku ya Robb.”
            Kini banyak sekali orang yang mudah menukar keimanannya hanya dengan segudang rayuan, sepeser uang dan setumpuk emas. Itu hanya untuk menumpuk harta, menambah koleksi istri simpanan, menambah popularitas, dan mengeyangkan perut, tetapi sebenarnya itu semua hanya DUNIA. Tanpa mengingat balasan yang akan diterima di dunia dan di akhirat nanti dan banyak orang yang tidak sadar bahwa uang haram yang diperolehnya itu akan merubah sikapnya dan menjadikan nyalaan api neraka untuk dirinya sendiri.


            Karya: A . N    


 Bayangkan cuma 500 perak saja


           

Tidak ada komentar:

Posting Komentar